About

I'm sorry if you can't find what are you search and you need on my blog.

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Cerita dongeng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita dongeng. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Agustus 2012

Legenda Putri Duyung

Sudahkah anda mendengar dongeng sedih yang bercerita tentang seorang putri duyung yang mencintai seorang pangeran yang pernah diselamatkannya ? Sebagian dari kita mungkin pernah mendengar cerita klasik karya Hans Christian Andersen tersebut, sebagian yang lain mungkin pernah mendengarnya dalam versi lain seperti Ariel, duyung cantik berambut merah yang diciptakan oleh Disney ? Dan mungkin ada lebih banyak lagi yang mendengar tentang kisah putri duyung dalam versi yang berbeda dengan yang di atas, dan jangan-jangan bahkan ada yang baru mengenal nama putri duyung ini sekarang ? Jangan khawatir tidak mengetahui apa itu putri duyung bukanlah sebuah dosa, namun jika anda tidak tahu apa itu putri duyung anda rugi (lho rugi dalam sisi apa ? keuangan ? rohaniah atau jasmani ?) hahaha yang jelas anda rugi, karena tidak atau ada makhluk secantik mereka di dunia (di dunia apa, dunia gendeng mas ?) sudah ah, makin ngalor ngidul aja untuk lebih jelasnya yuk kita sama - sama cari tahu.
 
Mermaid dalam literatur kuno
Putri duyung merupakan terjemahan langsung dari Mermaid, sebutan untuk makhluk laut berbentuk setengah manusia (pinggang ke atas) dan setengah ikan (pinggul ke bawah), Mermaid (dalam bahasa Inggris) terbagi menjadi dua pengertian bebas yaitu Mere (bahasa Inggris kuno) yang berarti air dan maid yang berarti perempuan, jadi  mermaid adalah makhluk yang berjenis kelamin perempuan sedangkan untuk laki-laki sebutannya adalah merman (seringkali juga dipakai untuk sebutan manusia ikan).

Cerita tentang Mermaid diketahui pertama kali muncul sejak 2000 tahun yang lalu, dan sekitar 1000 tahun yang lalu mitologi bangsa Assyria (Irak zaman dahulu) mengenal tentang dewi Atargatis (Ibu ratu Semiramis) yang jatuh cinta terhadap seorang gembala, namun tanpa sengaja ia membunuh gembala itu, karena rasa bersalahnya Sang Dewi berniat bunuh diri ke dalam danau, namun sang danau yang terpukau akan kecantikan sang dewi merubahnya menjadi manusia setengah ikan dari pinggang ke bawah.

Dari mitologi Assyria ini munculah kisah-kisah dari bangsa lainnya seperti bangsa Khaldea yang memiliki Oanes, Filistin dengan dewa Dagon-nya, dan yang lebih terkenal adalah dewa Triton dari Yunani dengan istrinya dewi Siron. Bangsa di benua Amerika juga menyebutkan bahwa Dewa Coxcox dari Meksiko merupakan makhluk seengah ikan, dan bahkan menurut bangsa indian Amerika menyebutkan mereka dibawa dari Asia oleh manusia ikan. dan suku di Afrika ternyata juga mengenal makhluk serupa yang dinamakan Mami Wata yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Mermaid dalam sejarah kelautan

Christopher Columbus dalam perjalananannya mencari benua Asia lewat dunia barat konon berjumpa dengan makhluk ini pada tahun 1493 di kepulauan Haiti, namun ia menduga makhluk itu adalah merman karena lebih mirip wajah pria ketimbang wanita.

Henry Hudson (tahun 1608) dan John Smith (1614) juga konon pernah melihat mahkluk ini, Henry Hudson menuliskannya lewat penglihatan rekannya Hiyles dan Rayner dan menggambarkan bahwa makhluk ini memiliki punggung dan dada seperti seorang wanita dan memiliki ekor seperti percampuran antara ekor ikan makarel dan lumba-lumba. Sedangkan John smith menjelaskan dengan lebih terperinci bukan hanya tubuhnya, namun ia juga melukiskan bahwa makhluk itu memiliki paras yang amat cantik dengan hidung mancung, mata yang bulat dan rambut hijau panjang !

Tidak hanya para penjelajah terkenal, beberapa orang biasa mengaku pernah melihat bahkan menangkapnya nelayan dari Irlandia mengaku pernah menangkap makhluk ini pada tahun 558 M, lalu ia membawanya ke desa dan dibaptis oleh penduduk namun sayangnya mati tak berapa lama. Biarawan dari desa Suffolk yang bernama Ralph Coogeshall bercerita bahwa di desanya tahun 1187 pernah terjadi penangkapan merman, tapi kemudian lepas setelah ia dipenjara dan disiksa oleh penduduk. Speeculum Regale dari Islandia juga pernah mencatat penemuan mermaid di Greenland, dengan penggambaran yang sama seperti mermaid pada umumnya, di Islandia sendiri pernah terjadi penemuan mermaid pada tahun 1305 dan 1329.

Kenyataan seputar kisah Mermaid

Dugong

Peneliti dan Ilmuwan menganggap kisah tentang mermaid adalah hoax dan salah identifikasi, telah di buktikan bahwa pelaku utama dari kisah kisah mermaid tak lain tak bukan adalah Dugong dan Manatee, makhluk air laut dan sungai pemakan tumbuhan juga mamalia, dan karena mamalia inilah Makhluk air golongan Sirenian tersebut sering dikira sebagai Mermaid karena payudara dan cara menyusui makhluk ini sangat mirip manusia.


Manatee
Namun bagaimana dengan kesaksian dari John Smith dan lainnya yang melihat dengan jelas makhluk itu berbentuk seperti apa apakah ia hanya melihat fatamorgana atau bahkan wanita biasa,namun bisa jadi itu adalah Putri duyung sungguhan.







Sabtu, 21 Juli 2012

Sang Badut di Balik Topengnya

 
Dahulu ada sebuah kisah. Suatu ketika ada seorang psikiater yang telah tersohor namanya di seluruh negri kedatangan seorang pasien yang sedang mengalami depresi akut. Setelah obrolan sekian lama di antara mereka berdua, sang dokter psikiater menganjurkan sang pasien untuk lebih banyak tertawa dalam hidup ini. Untuk membuat sang pasien melakukan nasihatnya, psikiater tersebut menyuruh sang pasien untuk mengunjungi sebuah sirkus yang sedang melakukan pertunjukan di kota tersebut. Sang psikiater sangat merekomendasikan sang pasien untuk menonton pertunjukan badut yang sangat lucu di sirkus tersebut. Pertunjukan “Pagliuca, Sang Badut” memang sangat terkenal akan kelucuannya. Semua orang yang menonton tak pernah pulang tanpa senyum lebar dan tawa keras setiap kali mereka mengingat pertunjukan Badut Pagliuca. Tetapi apa yang terjadi, setelah si pasien mendengar anjuran dokter untuk menonton sirkus tersebut, wajahnya justru bertambah muram durja. Dengan nada terkejut, si psikiater bertanya pada si pasien, "Mengapa wajahmu bertambah muram, sobat?" Dengan wajah yang penuh keputusasaan dan depresi si pasien menjawab, "Dokter, sayalah "Pagliuca, Si Badut" yang paling lucu sedunia !!", teriak histeris sang pasien menyahut.

Makna apa yang bisa kita ambil dari kisah diatas ? Pribadi kita sejatinya bukanlah sebuah "topeng badut" yang dipakai. Semua hal mau itu adalah sebuah kesuksesan atau kegagalan, ketenaran atau ketertinggalan, prestasi atau keterpurukan, kekayaan atau kemiskinan, kesenangan atau kesusahan, pujian ataupun caci maki semuanya itu hanyalah sebuah "topeng Sang Badut", tapi identitas sesungguhnya adalah siapa kita yang sebenarnya dibalik "topeng" tersebut.

P.S : Maaf jika terkesan menggurui


Minggu, 20 Mei 2012

Kisah 2 lelaki dan seekor keledai


Sebenarnya saya cukup sering mendengar kisah berikut ini dan saya sakin pembaca juga sudah sering mendengar kisahnya, entah asal muasalnya darimana, saya pernah membaca kisah ini tentang dua pria dari Arab, ada pula yang mengatakan dongeng ini berasal dari daerah Cina, pernah juga saya mendengar bahwa Aesop menceritakan kisah ini pula, jadi mana yang betul ? tidak penting, saya kira setiap wilayah yang didiami oleh peradaban tinggi memiliki dongeng yang terdengar sama antara yang satu dengan yang lain, namun yang menarik dari kisah ini adalah, semuanya bercerita tentang AYAH DAN ANAK SERTA SEEKOR KELEDAINYA, cukup menarik bukan ? nah, saya kira sepertinya sudah cukup basa basinya, sebaiknya kita lanjut saja ke ceritanya check it out 

"Dahulu kala ada seorang lelaki sedang melakukan perjalanan dengan tujuan untuk berdagang ke negeri seberang, ia ditemani oleh anak kecil yang tak lain adalah anaknya sendiri, untuk membawa barang barang yang akan dijual ia juga membawa serta seekor keledai pengangkut, karena diatas punggung keledai tampak masih ada cukup ruang untuk ditempati, ia menyuruh anaknya untuk menunggangi keledai itu. Setelah sesampainya mereka di suatu desa dengan penduduknya, tampak orang - orang bertanya tanya dan keheranan melihat pemandangan di jalanan, dan cukup terdengar di telinga mereka '" Hei lihat, anak itu sungguh tidak memiliki etika, dia sungguh asyik duduk di atas keledai, namun ayahnya yang sudah tua berjalan kepayahan", bisik keras seorang lelaki. "Iya sungguh anak yang kurang ajar dia kepada orang tuanya sendiri"', jawab seorang yang lain. Mendengar hal itu sang pria menyuruh anaknya turun dan bertukar tempat dengannya, tak lama kemudian setelah mereka berjalan, mereka sampai di sebuah desa dan melihat para wanita berkerumun dan membicarakan sesuatu yang mengena, '"Kau lihat lelaki itu ? sungguh contoh orang tua yang buruk, nyaman sekali dia menunggangi keledainya dan tega membiarkan anaknya yang masih kecil berjalan menuntun sendirian", sebutnya. "Untung saja kita tidak memiliki suami seperti lelaki itu, kalau iya miris sekali nasib anak-anak kita"',perempuan yang lebih muda mengiyakannya. Dengan agak kesal pria itu langsung menyuruh anaknya duduk diatas bersamanya. Ketika sampai di depan sebuah kuil, dengan tiba tiba seorang biarawan menghardiknya, '"Sungguh manusia nista kau !!, bagaimana kau bisa duduk di atas keledai kecil bersama anakmu, kau kira keledaimu cukup kuat mengangkut beban seberat ini ?!"', dengan diam dan muka memerah ia menggendong anaknya turun bersamanya dan melanjutkan perjalanan. Sesampainya di daerah yang cukup ramai, terdengar suatu gurauan geli yang menusuk telinganya, '"Sungguh aneh mereka, membawa keledai namun tidak dinaiki ckckck"', geleng seorang pemuda. Mendengar hal itu sang pria mengajak anaknya mengangkat keledai, dan terus berjalan, Tak ayal peristiwa ini membuat nyaris semua orang terpingkal-pingkal, '"Sungguh belum pernah aku melihat orang yang sedungu ini, hahaha"' tawa deras mengiringi perkataan sang pemuda tadi. Seperti tak mendengarkan pria itu melihat ada sebuah jurang di depan sana dan pergi ke bibirnya sekaligus melemparkan keledai malang itu kebawahnya, dan dengan kelegaan luar biasa ia menggendong anaknya dan meneruskan perjalanan".

Pelajaran yang dapat kita ambil dari kisah di atas adalah janganlah melempar... eh bukan, yaitu  Ketika kita sedang dalam keadaan nyaman, jangan biarkan sesuatu dari luar mengacaukanmu, anda akan kehilangan akal sehat anda dan akhirnya hilang sudah hikmat kita

Ads

Banner