About

I'm sorry if you can't find what are you search and you need on my blog.

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Ilmu Kelautan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Kelautan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Agustus 2012

Hiu Karpet Berbintik Indonesia

Hiu Karpet berbintik Indonesia
Raja Ampat, salah satu surga dunia yang berada di wilayah timur kepulauan Indonesia memiliki keindahan alam yang sangat memesona, tak ayal lagi tempat ini menyimpan kekayaan biodiversitas yang sangat tinggi terutama di bawah lautnya. Di bawah laut ini bersembunyi suatu spesies yang disebut "penguasa bayangan" perairan Raja Ampat, tak lain adalah Hiu Karpet (Hemiscyllium freycineti). Hiu ini memiliki habitat di laut dangkal dengan terumbu karang, pasir dan rumput laut yang lebat (tempat yang sangat tepat untuk berkamuflase). 

Spesies Hiu ini termasuk kategori hiu bambu atau famili Hemiscyllidae (ada banyak famili dalam hiu karpet lainnya seperti oroctolobidae, brachaeluridae, paraschilidae, dan lainnya), dan memiliki bentuk yang bisa dibilang unik yang disebabkan oleh bintik bintik kecil yang sedikit memanjang dan cenderung berwarna gelap pada rentang interval antara 8-9 baris di ekor dan kepalanya (sering sulit dibedakan dengan Hemiscyllium Michaeli di Papua Nugini, bahkan awalnya saya agak ragu foto ini adalah hiu tersebut). Meskipun hiu ini kelihatan kecil dan tidak berbahaya (jika standar perbandingan hiunya adalah hiu Putih ataupun hiu Palu), namun para penyelam jangan pernah meremehkan makhluk ini, karena seringkali tampak mereka memakan ikan lain yang lebih besar, namun jangan salah foto-foto yang sering kita lihat mengenai hiu yang memakan hiu lain adalah hiu karpet jenis wobbegong dan tentu saja berbeda karena famili dari hiu wobbegong atau orectolobus adalah orectolobidae dengan tubuh yang jauh lebih pipih dari Hemyscillidae.


Orectolobus maculatus terihat jauh berbeda dengan Hemicyllium freycineti.



Sayangnya status hewan yang lucu ini dalam daftar wwf adalah terancam punah, kondisi ini diperparah dengan dikenalkannya kepulauan raja ampat ke dunia sehingga menyebabkan banyak kapal tangkap besar dari luar negri yang memasuki perairan ini dan merusak ekosistem juga menghancurkan mata pencaharian nelayan lokal, (promosi pariwisata terkadang bisa menjadi buah simalakama) apalagi wilayah timur kita rentan dimasuki dari luar oleh negara lain karena lemahnya penjagaan dan pertahanan maritim dan udara oleh militer, tak diragukan lagi status dari hiu karpet Indonesia sekarang adalah sangat terancam punah, jika kondisi ini terjadi terus mungkin dalam rentang 10 tahun lagi Hemicyllium freycineti telah menjadi sebuah legenda. Untuk menghindarkannya dari kepunahan sekarang bukan saatnya lagi kita saling berdebat bagaimana cara terbaik untuk menghambat laju kepunahan ini, namun sekarang saatnya kita bergerak dan berpikir bersama-sama untuk menyelamatkan keberlangsungan satwa ini juga satwa dan tumbuhan endemik Indonesia lainnya ini dari tangan-tangan jahil manusia yang berpikiran sempit.

Sabtu, 18 Agustus 2012

Legenda Putri Duyung

Sudahkah anda mendengar dongeng sedih yang bercerita tentang seorang putri duyung yang mencintai seorang pangeran yang pernah diselamatkannya ? Sebagian dari kita mungkin pernah mendengar cerita klasik karya Hans Christian Andersen tersebut, sebagian yang lain mungkin pernah mendengarnya dalam versi lain seperti Ariel, duyung cantik berambut merah yang diciptakan oleh Disney ? Dan mungkin ada lebih banyak lagi yang mendengar tentang kisah putri duyung dalam versi yang berbeda dengan yang di atas, dan jangan-jangan bahkan ada yang baru mengenal nama putri duyung ini sekarang ? Jangan khawatir tidak mengetahui apa itu putri duyung bukanlah sebuah dosa, namun jika anda tidak tahu apa itu putri duyung anda rugi (lho rugi dalam sisi apa ? keuangan ? rohaniah atau jasmani ?) hahaha yang jelas anda rugi, karena tidak atau ada makhluk secantik mereka di dunia (di dunia apa, dunia gendeng mas ?) sudah ah, makin ngalor ngidul aja untuk lebih jelasnya yuk kita sama - sama cari tahu.
 
Mermaid dalam literatur kuno
Putri duyung merupakan terjemahan langsung dari Mermaid, sebutan untuk makhluk laut berbentuk setengah manusia (pinggang ke atas) dan setengah ikan (pinggul ke bawah), Mermaid (dalam bahasa Inggris) terbagi menjadi dua pengertian bebas yaitu Mere (bahasa Inggris kuno) yang berarti air dan maid yang berarti perempuan, jadi  mermaid adalah makhluk yang berjenis kelamin perempuan sedangkan untuk laki-laki sebutannya adalah merman (seringkali juga dipakai untuk sebutan manusia ikan).

Cerita tentang Mermaid diketahui pertama kali muncul sejak 2000 tahun yang lalu, dan sekitar 1000 tahun yang lalu mitologi bangsa Assyria (Irak zaman dahulu) mengenal tentang dewi Atargatis (Ibu ratu Semiramis) yang jatuh cinta terhadap seorang gembala, namun tanpa sengaja ia membunuh gembala itu, karena rasa bersalahnya Sang Dewi berniat bunuh diri ke dalam danau, namun sang danau yang terpukau akan kecantikan sang dewi merubahnya menjadi manusia setengah ikan dari pinggang ke bawah.

Dari mitologi Assyria ini munculah kisah-kisah dari bangsa lainnya seperti bangsa Khaldea yang memiliki Oanes, Filistin dengan dewa Dagon-nya, dan yang lebih terkenal adalah dewa Triton dari Yunani dengan istrinya dewi Siron. Bangsa di benua Amerika juga menyebutkan bahwa Dewa Coxcox dari Meksiko merupakan makhluk seengah ikan, dan bahkan menurut bangsa indian Amerika menyebutkan mereka dibawa dari Asia oleh manusia ikan. dan suku di Afrika ternyata juga mengenal makhluk serupa yang dinamakan Mami Wata yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Mermaid dalam sejarah kelautan

Christopher Columbus dalam perjalananannya mencari benua Asia lewat dunia barat konon berjumpa dengan makhluk ini pada tahun 1493 di kepulauan Haiti, namun ia menduga makhluk itu adalah merman karena lebih mirip wajah pria ketimbang wanita.

Henry Hudson (tahun 1608) dan John Smith (1614) juga konon pernah melihat mahkluk ini, Henry Hudson menuliskannya lewat penglihatan rekannya Hiyles dan Rayner dan menggambarkan bahwa makhluk ini memiliki punggung dan dada seperti seorang wanita dan memiliki ekor seperti percampuran antara ekor ikan makarel dan lumba-lumba. Sedangkan John smith menjelaskan dengan lebih terperinci bukan hanya tubuhnya, namun ia juga melukiskan bahwa makhluk itu memiliki paras yang amat cantik dengan hidung mancung, mata yang bulat dan rambut hijau panjang !

Tidak hanya para penjelajah terkenal, beberapa orang biasa mengaku pernah melihat bahkan menangkapnya nelayan dari Irlandia mengaku pernah menangkap makhluk ini pada tahun 558 M, lalu ia membawanya ke desa dan dibaptis oleh penduduk namun sayangnya mati tak berapa lama. Biarawan dari desa Suffolk yang bernama Ralph Coogeshall bercerita bahwa di desanya tahun 1187 pernah terjadi penangkapan merman, tapi kemudian lepas setelah ia dipenjara dan disiksa oleh penduduk. Speeculum Regale dari Islandia juga pernah mencatat penemuan mermaid di Greenland, dengan penggambaran yang sama seperti mermaid pada umumnya, di Islandia sendiri pernah terjadi penemuan mermaid pada tahun 1305 dan 1329.

Kenyataan seputar kisah Mermaid

Dugong

Peneliti dan Ilmuwan menganggap kisah tentang mermaid adalah hoax dan salah identifikasi, telah di buktikan bahwa pelaku utama dari kisah kisah mermaid tak lain tak bukan adalah Dugong dan Manatee, makhluk air laut dan sungai pemakan tumbuhan juga mamalia, dan karena mamalia inilah Makhluk air golongan Sirenian tersebut sering dikira sebagai Mermaid karena payudara dan cara menyusui makhluk ini sangat mirip manusia.


Manatee
Namun bagaimana dengan kesaksian dari John Smith dan lainnya yang melihat dengan jelas makhluk itu berbentuk seperti apa apakah ia hanya melihat fatamorgana atau bahkan wanita biasa,namun bisa jadi itu adalah Putri duyung sungguhan.







Fakta - Fakta Tentang Terumbu Karang

Rasanya aneh apabila kita merasa asing akan nama kelompok makhluk dalam kingdom hewan ini, bahkan bagi orang yang tinggal di dataran tinggi sekalipun, minimal tiga diantara lima orang di dunia (orang disini diartikan sebagai manusia yang sudah akil balig) pasti pernah mendengarnya, 2 diantaranya bahkan pernah melihatnya atau syukur-syukur diantara mereka ada yang pernah melihatnya langsung. Bagi yang ingin mengenalnya secara lebih dekat mai kita sama-sama memperhatikan fakta dan berikut pengetahuan terumbu karang ini.


Terumbu dapat diartikan sebagai sebuah endapan batu kapur, yaitu kalsium karbonat, yang dihasilkan oleh hewan karang dan biota-biota lain, sementara karang dapat diartikan sebagai sejenis hewan yang berasal dari ordo Scleractinia yang mampu menyekresi kalsium karbonat. Selanjutnya, hewan itu dikenal dengan sebutan karang tunggal atau polip.

Sebagai catatan, kalian tidak bisa mengartikan terumbu karang secara terpisah. Jika diartikan secara terpisah, maknanya akan berbeda. Dengan kata lain, kata terumbu karang yang terdiri dari dua kata tersebut merupakan satu kesatuan yang mimiliki arti.

Secara sederhana, terumbu karang atau coral reefs dapat diartikan sebagai sekumpulan hewan laut yang berupa karang, kemudian bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan lainnya, seperti alga atau zooxanhellae. Karena aktivitas biologinya yang aktif di bawah permukaan laut, struktur fisik terumbu karang membentuk sedimen kalsium karbonat.

Kebanyakan terumbu karang ini hidup di bagian pinggir laut, lebih kurang 50 meter di bawah permukaan laut, dan masih terkena sinar matahari yang kemudian dijadikan oksigen bagi kehidupannya. Meskipun demikian, ada juga terumbu karang yang hidup jauh di dasar permukaan laut tanpa mendapatkan cahaya alias tidak lagi memerlukan sinar matahari.

Pertumbuhan dan perkembangan terumbu karang sebagian besar terjadi di daerah tropis. Hal itu dikarenakan terumbu karang memiliki sifat sensitif terhadap perubahan suhu atau salinitas lingkungan hidupnya sehingga bisa tumbuh dan berkembang pada lingkungan hidup yang alami.

Nah, Indonesia merupakan salah satu ekosistem terumbu karang terkaya di dunia. Itu sebenarnya tidak terlalu mengejutkan mengingat dari catatan geografis, Indonesia merupakan negara yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari perairan. Sebagian besar ekosistem terumbu karang di negeri ini berada di seluruh wilayah perairan pesisir. frans ekodhanto

Jenis-jenis Terumbu Karang

Setelah mengetahui apa itu terumbu karang, kalian juga perlu mengetahui jenis-jenis terumbu karang. Berdasarkan bentuk dan hubungan perbatasan tumbuhnya terumbu karang dengan daratan, dapat dibagi menjadi empat jenis, yaitu sebagai berikut.
 Fringing reefs di Bunaken

1. Terumbu karang tepi (fringing reefs), yakni terumbu karang yang berbentuk melingkar, tumbuh di pesisir pulau-pulau besar. Terumbu karang seperti ini bisa ditemukan di Bunaken (Sulawesi), Panaitan (Banten), dan Nusa Dua (Bali).

Great Barrier reef - Australia

2. Terumbu karang penghalang (barrier reefs), yakni terumbu karang berbentuk lagoon (kolom air). Terumbu jenis ini terletak pada jarak yang relatif jauh dari pulau. Terumbu karang jenis penghalang bisa kalian jumpai di Great Barrier Reef (Australia), Spermonde (Sulawesi Selatan), dan Banggai Kepulauan (Sulawesi Tengah).

Atolls Reef

3. Terumbu karang cincin (atolls). Dari namanya saja kalian sudah mengetahui bahwa terumbu karang ini merupakan terumbu karang yang berbentuk cincin. Terumbu karang cincin mengelilingi batas dari pulau-pulau vulkanik dan bisa kalian temukan di Taka Bone Rate (Sulawesi), Maratua (Kalimantan Selatan), Pulau Dana (NTT), dan Mapia (Papua).

Patch Reefs - Gladden Split, Belize

4. Terumbu karang datar/gosong terumbu (patch reefs), yakni terumbu karang yang berkembang secara horizontal atau vertikal dengan kedalaman relatif dangkal dan tumbuh dari dasar pemukaan laut hingga atas permukaan laut. Terumbu karang sejenis ini bisa kalian temukan di Kepulauan Seribu (DKI Jakarta) dan Kepulauan Ujung Batu (Aceh). frans ekodhanto

Manfaat Terumbu Karang

1. Bagi kehidupan manusia, terumbu karang bermanfaat sebagai bahan dasar dalam pembuatan obat-obatan.

2. Bagi kehidupan biota laut lainnya, seperti ikan dan sejenisnya, terumbu karang bermanfaat sebagai sumber makanan.

3. Selain sebagai bahan dasar obat-obatan, terumbu karang berpotensi dan berfungsi sebagai daya pikat objek wisata.

4. Tidak hanya dijadikan objek wisata, ornamen laut lainnya, terutama terumbu karang, sering dijadikan penghias akuarium di rumah. Dengan kata lain, keberadaan terumbu karang yang ada di akuarium rumah kalian mempercantik dan menyemarakkan akuarium.

5. Bagi laut, terumbu karang merupakan benteng penahan gelombang ombak yang sangat diharapkan. Betapa tidak, terumbu karang sangat melindungi pantai dari bahaya erosi dan abrasi. Tidak hanya itu, terumbu karang juga sering dimanfaatkan kapal-kapal untuk membantu dalam menepi atau berlabuh. frans ekodhanto

Fakta-fakta

1. Indonesia memiliki terumbu karang terluas di dunia dengan luas sekitar 600.000 kilometer persegi.

2. Dari 132 jenis ikan yang bernilai ekonomi di Indonesia, 32 jenis di antaranya hidup di terumbu karang.

3. Terumbu karang yang sehat menghasilkan 3-10 ton ikan per kilometer persegi per tahun.

4. Sekitar 60 persen penduduk Indonesia tinggal di daerah pesisir, dan terumbu karang merupakan tumpuan sumber penghidupan utama.

5. Menurut laporan Reef at Risk (2002), selama 50 tahun terakhir, proporsi penurunan kondisi terumbu karang Indonesia telah meningkat dari 10 persen menjadi 50 persen.

6. Laporan status terumbu karang dunia yang dikeluarkan Global Coral Reef Monitoring Network (GCRMN) menyebutkan bahwa pada periode 2004 hingga 2008, 19 persen luasan terumbu karang dunia telah hilang, 15 persen terancam hilang 10-20 tahun ke depan, dan 20 persen luasan terancam hilang 20-40 tahun mendatang.

7. Di Indonesia, 34 persen terumbu karang berada dalam kondisi sangat buruk, 42 persen agak baik, 21 persen dalam kondisi sehat, dan 3 persen sangat sehat.

Sumber :  http://koran-jakarta.com/index.php/detail/view01/75943

Minggu, 22 Juli 2012

Biografi singkat : Matthew Fontaine Maury



Matthew Maury
(1806-1873)
Komandan angkatan laut Amerika Serikat, yang juga seorang astronom, kartografer, sejarawan, meteorologis, oseanografer, pengarang, geologis, dan pendidik. Memiliki julukan "Penemu jalan laut", "Bapak ilmu oseanografi dan meteorologi angkatan laut," serta "ilmuwan dari laut". Dibesarkan di sebuah ladang di Virginia, tetapi ia memulai komitmen seluruh hidupnya terhadap laut ketika ia memasuki dunia kemiliteran sebagai calon angkatan laut pada tahun 1825, memulai pelayaran empat tahunnya yang membawanya sampai ke seluruh dunia pada tahun 1826. Namun karirnya di bidang kemiliteran harus berakhir pada tahun 1839 setelah ia mengalami kecelakaan di jalan raya, ketika itu pangkatnya adalah letnan. Angkatan laut memesiunkannya dari tugas aktif dan memberinya posisi khusus tanpa tugas, seperti pengawas Depot Tabel-Tabel dan instrumen.

Tak ayal lagi, posisi itu justru menjadi batu loncatan dan membawa dirinya memulai karirnya yang kedua sebagai seorang Oseanografer. Di masa ini ia berupaya membuat tabel angin dan arus samudera dari buku-buku catatan kapal-kapal lama yang tersedia di depot tersebut. Keterbatasan informasi yang diperoleh, membuatnya merancang buku catatan yang sudah ditingkatkan dan mendistribusikannya kepada para kapten kapal Amerika Serikat. Pada pergantian tahun 1847, ia terbitkan tabel angin dan arus yang pertama untuk samudera Atlantik Utara. Untuk itu, ia mendesak diadakannya suatu konferensi Internasional untuk memperkuat nilai kerjasama Internasional dalam bidang ini, yang akhirnya diadakan pada tahun 1853 di Brussels, Belgia. Hasil dari pertemuan ini ialah pelembagaan suatu sistem yang seragam dalam hal pelaporan cuaca dan pengumpulan informasi dalam bidang oseanografi secara baik.

Arus Teluk, adalah salah satu yang paling diingat dalam karyanya di bidang oseanografi, meskipun pertama kali diidentifikasi oleh Benjamin Franklin, Maury lah yang akhirnya membuat peta Arus Teluk, dan mengukur lebar, dalam, dan kecepatannya. Pengetahuan yang akurat akan kecepatan dan arahnya mengurangi waktu layar antara Amerika Serikat dan Inggris. Juga dialah yang telah memberikan gambaran klasik tentang adanya "sungai di dasar laut".

Tahun 1855, Maury menerbitkan Physical Geography of the Sea, buku teks pertama tentang oseanografi. Cyrus Field dari Atlantik Cable Company meminta Maury menyiapkan profil dasar samudera Atlantik. Maury jugalah yang membuat tabel akurat yang pertama dari dasar samudera dan yang menemukan bagian dasar samudera yang meninggi di Pertengahan Atlantik. Pada tahun 1866, bagian yang meninggi inilah yang menjadi rute untuk kabel telegraf Atlantik yang pertama dari Newfoundland ke Irlandia.

Angkatan laut mengangkat Maury menjadi komandan, namun pada awal pecahnya perang saudara pada tahun 1861, membuatnya kembali ke Virginia. Disana ia menjadi kepala pertahanan pantai, pelabuhan, dan sungai bagi Angkatan Laut Konfederasi. Setelah perang usai, Maury mengasingkan diri di Meksiko dan Inggris selama dua tahun. Ia kembali ke Amerika Serikat pada tahun 1868 dan mengajar meteorologi di Virginia Military Institute, suatu jabatan yang dipegangnya hingga akhir hayatnya.

Saat ini dunia mengenangnya sebagai penemu jalan laut, dan sistem pencatatan data oseanografinya masih digunakan hingga sekarang. Depot tabelnya berkembang menjadi U.S Naval Observatory and Hydrographic Office.


Ads

Banner